Proyek TPT Senilai Rp 366 Juta Ambruk, TPK Minta Inspektorat Matim Segera Periksa Kades Rondo Woing

Notification

×
Copyright © Terdepan Mengabarkan Tentang Indonesia

Kuliner

Iklan

Proyek TPT Senilai Rp 366 Juta Ambruk, TPK Minta Inspektorat Matim Segera Periksa Kades Rondo Woing

Detak Terkini
Selasa, Januari 18, 2022 WIB
Kondisi Proyek TPT Desa Rondo Woing (Foto: Yunt Tegu)

Borong, Detakterkini.com - Proyek pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) yang berlokasi di Dusun Pupung, Desa Rondo Woing, Kecamatan Rana Mese, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), diduga dikerjakan asal jadi.


Bagaimana tidak, Proyek yang bersumber dari Anggaran Dana Desa (DD) Rondo Woing tahun 2021 senilai Rp 366 juta itu, kini dikabarkan sudah ambruk alias jebol lagi.

Kondisi itu menuai sorotan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Rondo Woing, Valerius Danggur.

Danggur mengaku kesal dengan kualitas proyek TPT yang dikerjakan asal jadi, sebab diketahuinya, proyek dengan panjang sekikat 70-an meter itu sudah dua kali melakukan perbaikan, namun hasilnya tetap saja tidak bermutu lantaran kembali ambruk.

Ia menilai, pihak pekerja lebih mengutamakan keuntungan daripada kualitas proyek. Benar saja, belum sebulan selesai perbaikan tahap pertama karena masalah yang sama, kini kondisi TPT itu sudah kembali ambruk.

"Proyek TPT ini baru saja selesai diperbaik namun kini sudah roboh kembali karena minimnya kualitas campuran material semen dan pasir tidak seimbang," katanya kepada media, Selasa (18/01/2022).

Belum lagi, kerusakan yang terjadi sekitar 13-15 meter berulang-ulang kali sudah pasti merugikan anggaran keuangan desa setempat.

"Saya yakin pekerjaan sudah tidak sesuai RAB dan tukangnya belum paham soal gambar karena TPT ini sempat ambruk dan diperbaiki namun kini sudah runtuh lagi," ucapnya.

Sorotan lain juga muncul dari, Hendrik Gampur, Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Rondo Woing mengatakan bahwa pekerjaan tersebut seperti proyek siluman, lantaran pemerintah Desa terkesan tertutup soal pelaksanaan TPT tersebut.

"Pekerjaan TPT tersebut banyak dipertanyakan oleh masyarakat, apakah proyek didanai dari anggaran Dana Desa atau APBD ataukah APBN. Mungkinkah dari Aspirasi dewan karena papan tendernya tidak ada," kata Hendrik.

Karena itu, dirinya meminta Inspektorat Kabupaten Manggarai Timur untuk segera memeriksa kucuran anggaran Dana Desa Rondo Woing sehingga DD Desa Rondo Woing dapat dipastikan tepat sasaran, termasuk pembangunan yang maksimal sesuai yang diharapkan masyarakat.

"Saya selaku TPK dan juga selaku masyarakat, meminta kepada Inspektorat Manggarai Timur, agar memantau secara langsung proyek pekerjaan TPT di Desa Rondo Woing yang sudah ambruk. Sehingga kami sebagai masyarakat merasakan manfaat dari Dana Desa ini," ungkapnya.


Laporan: Yunt Tegu
Komentar

Tampilkan

  • Proyek TPT Senilai Rp 366 Juta Ambruk, TPK Minta Inspektorat Matim Segera Periksa Kades Rondo Woing
  • 0

FEC MEDIA NETWORK

Topik Populer

Iklan Dalam Feed